4 Makna Malam Lailatul Qadr Yang Nilainya Lebih Istimewa dari Malam Seribu Bulan

Beri'tikaf ketika malam lailatul Qadr malam ke 10 akhir ramadhan

Di bulan Ramadhan ada malam Lailatul-qadar sebagai malam kemuliaan. Saking mulianya hingga nilainya lebih istimewa daripada  seribu bulan. Inilah bulan Ramadhan, bulan yang penuh keberkahan dan kemuliaan . Karena pada bulan ini  selain diwajibkan shaum, juga  diturunkan al-Quran sebagai mukjizat  abadi sepanjang zaman. Digambarkan, disinari dengan nilai-nilai al-Quran sekalipun sebentar nilainya jauh lebih agung berharga daripada beribu-ribu tahun dibandingkan bila tanpa memperoleh petunjuk al-Quran. Maka Allah SWT menegaskan:

"Sesungguhnya Kami telah  menurunkan al-Qur'an pada malam kemuliaan. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan ijin Tuhannya untuk mengatur segala urusan.  Malam itu penuh kesejahteraan hingga terbit fajar." (QS.  Al-Qadr [97]: 1-5).

Para ahli tafsir sekurangnya menghimpun empat makna al-qadr.

1. Malam Penetapan


 Pertama, al qadr artinya penetapan dalam arti malam penetapan Allah atas perjalanan hidup makhluk selama setahun, seperti penetapan rizki, jodoh dan umur. 

2. Pengaturan


Kedua, al-qadr artinya pengaturan, maksudnya pada malam itu Allah SWT mengatur strategi bagi Nabi Muhammad SAW untuk mengajak manusia pada agama yang benar demi menyelamatkan meeka dari kesesatan.

3. Kemuliaan


 Ketiga, al-qadr berarti kemuliaan, malam tersebut menjadi lebih mulia karena kemuliaan al-Quran. Atau bisa diartikan ibadah yang dilakukan pada malam itu memiliki nilai lebih dalam hal kemuliaan dan ganjarannya.

4. Sempit


Keempat, al-qadr berarti sempit, karena begitu banyak malaikat yang turun ke bumi sehingga bumi terasa sempit karena penuh sesak oleh rombongan malaikat (Aam Amirudin, 2004:231).

 Pengertian-pengertian di atas menunjukkan betapa mulia dan agungnya malam saat diturunkanya al- Qur'an. Karena itu dalam ayat yang lain, malam diturunkannya al-Qur'an itu disebut malam yang penuh keberkahan (lailatin-mubaarakatin).

Allah SWT berfirman "Demi kitab al-Qur'an yang menjelaskan.  Sesungguhnya kami menurunkan al-Quran pada suatu malam yang diberkahi dan sesungguhnya dengannya kami memberikan peringatan. " (QS. Al-Dukhan[44]:2-3).


Dengan demikian al-Qur'an merupakan anugerah besar yang diberikan kepada umat manusia. Seandainya al-Quran tidak diturunkan, kehidupan manusia selamanya akan dirundung kegelapan, kesesatan dan kebodohan. Karena itu misi kenabian Muhammad SAW adalah membawa umat manusia dari kegelapan jahiliyah menuju cahaya Islam yang terang benderang.

Akhlak manusia dapat dikuasai baik oleh manusia ketika manusia mampu menerapkan al-Quran di dalam kehidupannya. Al-Qur'an mengajarkan bagaimana mengajak manusia menuju perubahan ke arah yang lebih baik. Maka ada tahapan-tahapan yang harus dilalui;

Pertama tahap tilawah, yakni mengajak manusia pada kebenaran; kedua, tazkiyah, yaitu membersihkan jiwa manusia dari sisa- sisa syirik dan maksiat, dan ketiga, talim, yakni mengajarkan kepada bagaimana menjalani hidup kita dengan berpedoman pada al-Quran dan as-Sunnah.

Allah SWT menegaskan: "Dia-lah yang mengutus kepada kaum yang buta huruf seorang Rasul di antara mereka, yang membacakan ayat ayat-Nya kepada mereka, menyucikan mereka dan mengajarkan kepada mereka Kitab dan Hikmah (Sunnah). Dan sesungguhnya mereka sebelumnya benar - benar dalam kesesatan yang nyata. " (QS.  Al-Jumuah[62]:2).

Malam lailatul-qadr terdapat di sekitar 10 akhir malam Ramadhan, tidak ada yang tahu pasti akan tepatnya malam itu akan kita peroleh. Rasulullah SAW memerintahkan kita untuk mempergiat ibadah - ibadah di hari -hari ini,  terutama i'tikaf dan melakukannya dengan khusu' dan penuh keikhlasan.

Semoga kita mendapatkan malam seribu bulan yang dalam artian bukan hanya demikian,  melainkan setelahnya kita dapat istiqamah dalam menjalankan ketakwaan dan ketaatan kepada Allah SWT.

Baca juga:
5 Cara Menentramkan Hati dan Bersabar di Bulan Puasa
Kisah Islami Ramadhan | Abdullah Bin Rawahah Sosok Anti Korupsi


Dapatkan info terbaru via email gratis, jangan lupa klik konfirmasi pada email sobat:

0 Response to "4 Makna Malam Lailatul Qadr Yang Nilainya Lebih Istimewa dari Malam Seribu Bulan"

Post a Comment

Komentar dimoderasi. Mohon berkomentar dengan sopan.