Indonesia Cerdas Tanpa Pemberitaan Orang Cantik

Bulan ramadhan adalah bulan yang penuh dengan anugrah. Di bulan ini pada tahun ini pula yang sangat disayangkan banyak peristiwa terjadi di negeri kita Indonesia, yang merusak citra kenyamanan bulan yang suci ini. Meskipun banyak peristiwa buruk,  tapi kita masih berharap dengan optimistik bahwa negara kita akan berubah dan membaik.

Salah satu peristiwa yang paling merusak nuansa kebeningan ramadan adalah munculnya berita - berita tak berlulus faedah.  Kenapa kami katakan tidak berlulus faedah?  Maka mungkin kamu pernah mendengar ataupun malahan membaca tipe - tipe berita seperti berikut ini.

Penjual kopi ini viral karena wajah cantiknya! 
Penjual kopi cantik banget tapi


Wajah cantik polwan ini bikin gagal fokus! 


Polwan cantik bangey tapi...

Foto selfie PNS Ganteng ini Mirip Al Ghazali dan Viral di dunia maya!


Cowok PNS ganteng banget tapi...

Bocah SD Bernama Rashya Viral karena kecantikannya!


Anak SD cantik banget tapi...

Dari sekian banyak berita yang bisa diterbitkan di media,  sangat disayangkan berita model beginilah yang banyak mewarnai negara kita yang  penuh dengan keberagaman ini.

Lalu apakah manfaatnya berita seperti ini terus - menerus menjadi konsumsi masyarakat pada umumnya?  Sebagian menyatakan sebagai berita hiburan,  penghilang stress dan pencuci mata. Sebagian lainnya menyatakan  pula sebagai salah satu bentuk mengagumi makhluk ciptaan Tuhan.

Insan dilanda penumpatan kendali berpikir karenanya,  mungkin diakhir waktu baru  tersadari seberapa banyak waktu terbuang hanya untuk mengamati sebentuk fisik yang tak abadi yang disajikan dalam bungkus kepentingan viral semata.

Manusia yang diberitakan pun menjadi tak kuasa menahan ketakjuban atas diri sendiri karena keistimewaan yang diakui orang kebanyakan atas dirinya melalui fenomena ngetop mendadaknya.

Lalu manfaatnya?  Apakah manfaatnya? Konon katanya seseorang menjadi terkenal,  dijadikan selebritis,  banyak undangan,  lalu uang mendekat dengan sendirinya.

Tapi seperti inikah yang akan diwariskan kepada generasi kita?  Mewariskan kecintaan akan fisik dan bukannya prestasi. Maka akan muncullah orang - orang baru lagi dengan penampilan yang lebih dibuat menarik lagi. Tujuan orang berubah,  dari memberi arti hingga memberi tontonan.

Fokus orang berubah,  dari berkarya dan membagikan manfaat,  menjadi pajangan yang memikat.

Dapatkan info terbaru via email gratis, jangan lupa klik konfirmasi pada email sobat:

0 Response to "Indonesia Cerdas Tanpa Pemberitaan Orang Cantik"

Post a Comment

Komentar dimoderasi. Mohon berkomentar dengan sopan.