Ojek Online dan Taksi Online Membahayakan Cita - Cita Pemuda Zaman Now

Terlepas dari kericuhan yang terjadi antara tukang becak dengan supir online, baik itu ojek ataupun taksi,  apapun mereknya Grab,  Gojek,  ataupun Uber, munculnya transportasi ini memiliki plus minusnya masing - masing. 

Tahukah kamu dulu ketika masa sangat sulit mencari angkot (sedako)  sebutan warga Medan, orang - orang harus berjalan kaki dulu misal dari stasiun kereta api sampai ke kantor pos agar mendapatkan angkot sesuai arah jurusan. 

Beda halnya dengan becak, angkot masih selalu memiliki tempat tersendiri di dalam hati masyarakat.

Salahnya tukang becak terkhususnya di wilayah Medan tidak pernah berkaca dari peristiwa hilangnya penumpang langganan mereka dari masa ke masa.  Dulu sih dari angkot biasa kini dari kendaraan online. 

Persisnya,  peristiwa pencekalan dan tawuran bentrok antara tukang becak yang melarang kendaraan online masuk stasiun kereta api justru membuat masyarakat semakin malas melihat tukang becak. 

Masih seperti mendahului Tuhan,  tukang becak merasa pengemudi online yang banyak jumlahnya itu mengahalangi rejeki mereka mengalir.

Supir online uber gojek grab becak


Tak disangka-sangka upaya pencegahan dan pemusnahan rejeki yang tidak mengalir itupun nyatanya tak berhasil, masyarakat masih jauh lebih rela jalan kaki sedikit demi mendapatkan ojek online dan memesan dengan androidnya. Meski harus seperti penyelundup. 

Ojek Online dan Taksi Online diminati di Medan,  alasan masyarakat pun beragam :
1. Harga lebih murah
2. Harga sama seperti naik becak tapi sudah bisa naik mobil ber AC
3. Cepat dan tidak macet kalau naik ojek
4. Lebih sering ada promo sehingga penumpang bisa naik dengan bayar setengah harga dari biasanya. 
5. Aman dan nyaman

Poin terakhir yaitu aman,  benar dan tepat alasan ini mengingat di Medan sendiri sangat rawan becak di rampok, seakan tak percaya lagi dengan tukang becak,  masyarakat pun merasa bahwa mereka sudah bekerja sama antara satu dengan lainnya, maka pada malam hari kendaraan ini sangat jarang dilirik penumpang.

Tidak beda hal dengan masalah keamanan,  kenyamanan juga rasanya adalah hal yang paling penting dari sebuah kendaraan.  Masalahnya sering ditemui oknum tukang becak yang mengkelabui penumpang dengan harga selangit. 

Penumpang yang baru turun dari kereta api apabila pendatang biasanya tidak ada yang tahu tentang tarif biasa untuk perjalanan tersebut,  namun setelah merasa tertipu selanjutnya ia tidak akan mau lagi naik becak tersebut. 

Lalu masih pentingkah tukang becak mendemokan keadilan atas munculnya supir dan ojek online? 


Munculnya supir dan ojek online tidak selamanya positif,  kami menilai masih banyak kerugian - kerugian terdapat dikalangan anak muda semenjak  transportasi alternatif ini ada.

Fenomena hedonisme anak muda merebak lebar terutama bagi yang ingin memiliki mobil untuk tongkrongan.  Kebanyakan mereka dengan mudahnya akan mengambil kredit mobil hanya untuk menjadi supir online saja. 

Nah sayang sekali mengingat tergiur ingin mendapatkan banyak uang dari taksi online ini sampai - sampai mereka tidak kuliah dan cita - cita juga tergadaikan. Terbiasa dengan uang banyak hingga sudah nyaman dengan profesi sebagai driver online. Bahkan sebagian uang yang banyak malah dihabiskan untuk foya - foya di masa muda. 

Miris ketika ternyata kredit mobil tidak terbayar sebab kebutuhan semakin menggunung ditambah lagi menjadi beban hidup  keluarga karena melimpahkan hutang - hutang yang banyak tersebut kepada orangtuanya. 

Alternatif kendaraan umum mungkin ia,  tapi ojek online dan taksi online jika dikatakan sebagai pekerjaan alternatif bagi anak muda yang masih tinggi gejolak jiwanya rasanya tidak dan sangat riskan. 

Kecuali bagi mereka yang benar - benar bisa mengatur keuangan dan punya daya saing yang tinggi, mengingat dengan cara yang serupa pula semakin banyak dan terus menerus bertambah para pengemudi dan ojek online di kota Medan. 

Dapatkan info terbaru via email gratis, jangan lupa klik konfirmasi pada email sobat:

1 Response to "Ojek Online dan Taksi Online Membahayakan Cita - Cita Pemuda Zaman Now"

  1. ojek dan taksi online sangat membantu jika sedang berkunjung di kota yang baru dikunjungi, simple praktis buat pengguna

    ReplyDelete

Maaf ya karena banyak spam, komentar terpaksa kami moderasi terlebih dahulu. Terimakasih sudah mau berkomentar.