10 Kritikan Pedas dan Konyol Film Ayat - Ayat Cinta 2 Versi Anak Medan

Ayat - Ayat Cinta adalah sebuah novel fenomenal yang kemudian juga menjadi film terlaris dimasanya beberapa tahun yang lalu. Banyak sekali orang datang memuji keunikan cerita religi yang dikemas dalam sebuah novel fiksi karya Habibburahman El Shirazy ini. Tak dapat dipungkiri efeknya juga sangat mengena di dalam hati tatkala sebuah dakwah tidak terlalu tampak mendakwahi namun sukses mencerahkan umat.

Seperti halnya Film Ayat - Ayat Cinta yang pertama, kali ini penonton sangat tak sabaran menantikan kehadiran Film Ayat - Ayat Cinta 2, siapa sih yang tidak rindu dengan Fahri yang cerdas dan kharismatik, Aisyah yang cantik dan bercadar dan kisah - kisah mereka yang selanjutnya? Semua orang menunggu tibanya untuk mengetahui kisah asmara keduanya di Ayat - ayat cinta yang kedua ini.

kritik ayat ayat cinta 2


Nah berkesempatan menonton Film Ayat - Ayat Cinta 2 di Medan, kami mengutip komentar - komentar yang kami dapatkan dari para penonton pasca ditayangkannya Film ini di salah satu bioskop terbesar di kota Medan. Lucunya, komentar tidak selamanya positif, ada yang negatif dan kebanyakan malah melawak, berikut beberapa di antaranya :

1. Kenapa yang jadi Aisyah nya Dewi Sandra ?

jawab : karena kalau Rina Nose, terlalu pesek untuk jadi Aisyah


2. Kenapa yang jadi Aisyah gak Ria Ricis aja sih kan dia juga pakai hijab kesehariannya?

jawab: karena kalau Ria Ricis, mukanya terlalu komedi, terlalu lawak kali takutnya Fahri malah tertawa


3. Kenapa kok bukan Laudya Cyntia Bella Sih yang jadi Aisyah? yang suka sama Bella kan banyak?

jawab: Bella kurang bule untuk menjadi Aisyah.


4. Kok Fahri agak ganjen di Ayat - Ayat Cinta 2 ini?

jawab:  Fahri bukan ganjen, situasi yang memaksanya untuk dipegang - pegang perempuan dan berduaan dengan perempuan terus. Manusia silap dikit kan biasa.

Mungkin maksud pertanyaan di atas adalah keheranan penonton tatkala melihat sosok Fahri yang sering terlihat berdua dengan Hulya, perempuan cantik yang bahkan merapikan dasinya. Ini berbanding terbalik dengan watak Fahri yang Alim di AAC pertama.


5. Seharusnya Ayat -Ayat Cinta 2 ganti nama menjadi parody Ayat - Ayat Cinta.. loh kok?

jawab: karena terlalu banyak adegan konyol di dalam Film ini. Untuk sebuah kisah fiksi pastilah bukan cerita nyata, namun kita juga berharap ada kesamaan dengan fakta di hari - hari masyarakat agar cerita tidak terkesan ngawur.

Contoh cerita ketika Fahri terlalu banyak menolong orang lain dan ia tidak pernah emosi sedikitpun ketika ia tertindas oleh orang - orang yang dia tolong. Penonton berharap ada sedikit perlawanan oleh Fahri, kita tahu manusia bukan Tuhan.

Cerita aneh lainnya ketika Fahri menolong Keira membayarkan guru les biola terkenal untuk membantunya belajar musik. Keira minta dinikahi sementara dihadapannya ada istrinya Fahri. Apakah peristiwa ini pernah ada sejarahnya di dunia nyata? penonton merasa terlalu kenyang dengan ini.

Kenyang dalam artian suguhan nazar berbentuk tebak - tebakan ini adalah karya lama yang diulang -ulang sehingga pemirsa langsung bisa hapal. Keira bernazar bila yang membantunya adalah seorang wanita akan ia jadikan kakak, sementara kalau laki - laki ia akan nikahi. Mirip filem korea?


6. Fahri kelamaan rasa menduda sampai lupa postur tubuh, suara, bau dan mata istri sendiri


Paling aneh memang, untuk sebuah karya sekelas Habibburahman El Shirazy. Namun kekecewaan penonton nyata ketika tahu hal semacam sinetron disuguhkan disana. Pernah nonton sinetron ketika ada orang pakai kacamata lalu sekeluarganya langsung tidak mengenalinya? seperti itulah keringkasan jalan cerita Ayat - Ayat Cinta yang sangat disayangkan penonton. Fahri tidak kenali Aisyah bininya sendiri?

7. Sedikit pesan dakwah


Mungkin karena versi film jadi tidak semua bisa disampaikan dan cocok untuk ditayangkan. Contoh ayat - ayat cinta pertama itu versi novel banyak sekali pesan moral dan dakwahnya namun tak semua digambarkan dalam film.

Kita memuji tulisan - tulisan Habiburahman El Shirazy yang banyak memberi ilmu kepada pembacanya termasuk para remaja. Contohnya saja masalah mandi dengan basahan yang sangat jarang dilakukan anak muda jaman sekarang, kala novel Ayat - ayat cinta laris, banyak pembaca yang tercerahkan karenanya.


8. Kayaknya yang nonton jadi pengen operasi plastik supaya bisa mirip Tatjiana deh


Karena baper pasca Hulya memberikan wajahnya kepada Aisyah untuk dioperasi plastik, penonton bioskop sampai tercengang - cengang. Ini agak termasuk "revolusi baru" dalam sebuah karya film bertemakan islami. Apakah operasi plastik diperbolehkan di dalam islam? penonton jadi bertanya - tanya akan hal ini.

Sedikit jujur atau banyak jujur, kisah ini yang seharusnya haru jadi tak karuan rasanya sebab peristiwa konyol pertukaran wajah ini sangat mirip filem korea. Penonton jadi sibuk searching apakah benar wajah bisa ditransfer atau tidak, apalagi oplas termasuk hal yang sangat tabu di Indonesia.


9. Kalau Fahri terima Aisyah apa adanya cerita jauh lebih indah


Lagi - lagi harapan penonton, cinta sejati tidak melulu tentang fisik, mungkin setelah banyaknya peristiwa yang dialami Aisyah Fahri bisa menjadi sadar akan betapa besarnya rasa cinta Aisyah kepadanya, lalu memiliki seorang wanita dengan keteguhan hati dan iman di dalamnya adalah sebuah keindahan yang tidak semu dan mengesankan penonton.


10. Menurut penonton kebanyakan, Fahri tukang kawin


Kesimpulan yang diambil dari para penonton bioskop setelah film ini usai adalah sosok Fahri yang tukang kawin dan terlalu sempurna. Ini jelas gagal penggambaran karakter karena ketika niat tulus Fahri menolong orang terkadang mengharukan tapi terlihat klise pada kenyataannya. Ditambah lagi ketika perjumpaan Fahri dengan Aisyah yang kurang ada Chemistry hingga hilang haru.


11. Efek Saat Perang Sangat Bagus


Harus diakui Efek pada film ini sangat bagus, terlihat jelas dilayar ketika perang terjadi di Palestina dan Aisyah seperti benar - benar berada disana. Good Job pada bagian ini.


12. Lokasi di Inggris tapi tidak pakai bahasa Inggris, malahan yang ngomong Inggris tidak british


Sangat disayangkan pada hal ini sebab jika pakai bahasa inggris pastilah cerita terkesan lebih nyata dan hidup, ini juga membantu putra - putri Indonesia untuk terkesan dan lebih memicu dalam hal belajar bahasa Inggris. Tidak mengapa pakai bahasa Indonesia asal lagi ngomong sama orang Indonesia.


13. Oma Catarina kapan pernah jumpa Aisyah?

Jawab: Mungkin pernah di dalam mimpi


14. Fahri kekayaannya darimana?

jawab: kan uda dibilang dari Aisyah, jarang - jarang ada orang Indonesia kaya loh di Edinburgh lagi. Besok Fahri pulang ke Indonesia langsung jadi Presiden. Horang kaya gitu loh.

15.  Kalau mau cerita bagus bikin novel dan film sendiri, hargailah karya orang lain!


Nah ini nih yang paling benar, daripada kita mengejek dan menjelek - jelekkan karya orang lain, mending kita buat karya kita sendiri dan membuktikan bahwa diri kita lebih baik, lagipula selera orang berbeda - beda, ada juga kok yang mengatakan film ini bagus, walau beberapa orang saja.


Dapatkan info terbaru via email gratis, jangan lupa klik konfirmasi pada email sobat:

4 Responses to "10 Kritikan Pedas dan Konyol Film Ayat - Ayat Cinta 2 Versi Anak Medan"

  1. katanya menarik untuk di simak karena dmenceritakan sisi lainnya kehidupan dari certia terdahulu dalam ayat-ayat cinta pertama. tapi gak tau juga ya bang, mungkin ceritanya takut beda aja dari harapan. semoga aja tidak AAC 2

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau udah nontob mbah pasti bisa menyimpulkan,hehe

      Delete
  2. Wah banyak juga yang kritik ternyata kenapa ga jadi aku aja kalo gitu yah, haha just kidding, aku nyimak aja kalo gitu mb

    ReplyDelete
  3. Jadi apa mas? Jadi Aisyah? Lah mas mukhlis bukannya cowok ya

    ReplyDelete

Maaf ya karena banyak spam, komentar terpaksa kami moderasi terlebih dahulu. Terimakasih sudah mau berkomentar.