5 Bahaya Memakai Mukena Cantik Bermotif Warna Warni Saat Shalat Taraweh

Sungguh indah pemandangan para muslimah yang berangkat ke masjid untuk melaksanakan shalat taraweh di bulan Ramadhan. Beberapa diantaranya menjadikan momentum ini sebagai ajang memakai pakaian yang cantik dan dilengkapi dengan mukena yang mencolok dipandang mata, ada yang berwarna warni, ada yang berbatik, memiliki ukiran bunga - bunga, renda - renda dan lain - lain. Semakin hari semakin musim saja motif tertentu di berbagai daerah, tapi nyatanya memakai mukena yang demikian halnya justru tidak dianjurkan oleh agama, benarkah?

Menilik kepada kasus yang sering terjadi di masyarakat. Ketika salah satu muslimah mengenakan sesuatu yang dipandang cantik maka kumpulan yang lainnya akan berbondong - bondong ingin membeli barang yang serupa. Inilah yang sedang terjadi di Ramadhan tahun ini. Sekali lagi para produsen sangat kreatif menciptakan model mukena yang menawan hati, indah dan nyaman dipakai. Bukan salah mata manusia menyukai yang indah - indah, permasalahannya adalah mukena/telekung cantik, bermotif atau yang mencolok dimata yang memandang tersebut justru mengandung bahaya. Bahaya apakah yang dimaksud?


5 Bahaya Memakai Mukena Cantik Bermotif Warna Warni Saat Taraweh


1. Bahaya Karena Menghilangkan Kekhusyukan Orang Yang Memandang Ketika Shalat


Percaya atau tidak sebagai seorang muslimah yang baik pastilah kita sangat berusaha agar tidak tergoda dalam melihat mukena orang lain yang indah ketika shalat di mesjid, sebaik apapun mata berusaha tidak memandang pada akhirnya akan terlihat juga dan ini tentulah sangat mengganggu kekhusyukan shalat yang tadinya ingin dipertahankan.


2. Bahaya Karena Cenderung Ingin Menunjukkan Sesuatu


Bagi yang menggunakan mukena terlalu cantik, meskipun jelas tujuannya baik bahwa kita ingin berpenampilan sebaik - baiknya dan secantik - cantiknya dihadapan Allah SWT, namun tetap saja yang terjadi malah akan menimbulkan sesuatu yang membuncah di dalam hati. Pakaian yang kita kenakan lebih indah dari muslimah lain misalnya, atau mukena yang kita kenakan sangat mencolok dan cantik, seorang wanita normal akan merasa senang disanjung oleh temannya. Masalahnya, dikhawatirkan ini menjadi riya sebab tujuan berubah untuk memberikan tampilan kepada oranglain bahwa kita sangat menarik dan cantik.


3. Menghilangkan Kesederhanaan


Cantik adalah sederhana. Memakai mukena terlalu meriah dengan motif - motif dan mencolok, warna - warni, berbunga dan renda - renda adalah salah satu bentuk dari ekspresi kesenangan wanita akan keindahan. Hanya saja islam adalah agama yang mengajarkan kesederhanaan, terutama ketika berpenampilan dalam beribadah.


4. Anjuran Rasulullah Memakai Warna Putih Yang Terabaikan

Nabi Muhammad SAW menganjurkan kita agar mengenakan pakaian berwarna putih, sebagaimana hadistnya yaitu:

                                                              الْبَسُوا مِنْ ثِيَابِكُمُ الْبَيَاضَ فَإِنَّهَا خَيْرُ ثِيَابِكُمْ وَكَفِّنُوا فِيهَا مَوْتَاكُمْ

“Pakailah pakaian putih karena pakaian seperti itu adalah sebaik-baik pakaian kalian dan kafanilah mayit dengan kain putih pula” (HR. Abu Daud no. 4061, Ibnu Majah no. 3566 dan An Nasai no. 5324, dan no. 5325. Bukhari no. 5827, Muslim no. 94 Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa hadits ini hasan)

Sudah jelas sebaik - baiknya pakaian adalah yang berwarna putih, hal ini sama halnya dengan mukena yang sering kita kenakan di mesjid, karena selain putih melambangkan kesucian, mukena putih nan polos juga semakin mempermudah kita untuk membersihkan mukena dari noda - noda yang langsung terlihat oleh mata. Oleh karena itu lebih dianjurkan untuk memilih memakai mukena yang warnanya putih, polos dan tanpa motif.


5. Bahaya Yang Diancam 


Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW bersabda,

                                                                 مَنْ لَبِسَ ثَوْبَ شُهْرَةٍ فِي الدُّنْيَا أَلْبَسَهُ اللَّهُ ثَوْبَ مَذَلَّةٍ يَوْمَ الْقِيَامَةِ

“Siapa yang memakai pakaian syuhrah di dunia, maka Allah akan memberinya pakaian hina pada hari kiamat.” (HR Ahmad, Abu Daud, dan An Nasai)

Mukena, pakaian atau apapun itu, apabila ia telah mencapai kategori syuhrah yaitu pakaian yang dipakai untuk meraih popularitas ditengah - tengah orang banyak, baik itu yang mahal atau bagus yang dikenakan untuk berbangga pada harta ataupun sebaliknya pakaian jelek yang dipakai sesorang untuk menampakkan kezuhudannya, maka ia tidaklah dianjurkan untuk dikenakan karena ancamannya tidak main - main yaitu diberikan balasan pakaian hina pada hari kiamat. Alangkah baiknya menjadi golongan pertengahan, yaitu tidak berpakaian terlalu bagus ataupun terlalu lusuh/jelek. Sebagaimana dicontohkan oleh nabi Muhammad SAW, yaitu berpakaian sederhana, sopan dan sepenuhnya menutup aurat.

Meskipun diancam sedemikian rupa, akan tetapi sejatinya shalat seseorang yang mengenakan pakaian syuhrah tetaplah sah apabila sudah benar - benar memenuhi rukun shalat dengan benar, suci, sopan dan aurat tertutup. Wallahu'alam.

Dapatkan info terbaru via email gratis, jangan lupa klik konfirmasi pada email sobat:

14 Responses to "5 Bahaya Memakai Mukena Cantik Bermotif Warna Warni Saat Shalat Taraweh "

  1. Benar mba memang banyak sekali para wanita yang memakai mukena yang beragam motif seperti itu . Ohm ternyata ada bahaya nya juga ya :) Iya mba menghilangkan kesederhanaan bener banget tuh

    ReplyDelete
  2. sama halnya dengan memakai sarung yang merknya itu keliatan dibelakang bagian bawah kata ustadz itu gak boleh begitu juga dengan pakaian yang ada tulisannya yah mbak

    ReplyDelete
    Replies
    1. sekarang memang bgitu ya mas, padahal tidak boleh. Bahkan jilbab saja sudah banyak yang merknya kelihatan dimuka. pakai baju apa pakai merk,hehe

      Delete
  3. Iya mbak jujur saya lebih suka kalau lihat perempuan yang memakai mukena yang berwarna putih karena lebih terlihat cantiknya apabila perempuan yang memakai mukena selain warna putih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. putih dan bersih ya betul kang Nurul

      Delete
  4. setujuu aku mbak deb.
    nah itu tuh sering bgt wanita pke mukena berlebihan cantiknya. padahal sderhana aj udh trlihat bagus kan, smpe mencolok lah warnanya, org yg beribadah jd sasaran ke dia trus nanyain ' eh mukenahnya bagus ya, berapa harganya djeng? beli dimana sih bgus gtu? idih ke masjid bukan ngerumpii..malah jd ajang cerita beli mukenah :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. ihihi kadang ngerumpi juga nikmat ya Rahayu Wiandra,hehe

      Delete
  5. Alhamdulillah, untung saya tidak pernah memakai mukena bermotif seperti itu, Mbak. Jadinya, selamat dari semua bahaya di atas. :))

    ReplyDelete
    Replies
    1. saya yang kaget dong kalau mas Irham pakai mukena :D

      Delete
  6. kalau pakai mukena yang berwarna warni rasanya kayak bukan mau ibadah, masih mending mukena putih tapi dihiasi renda berwarna daripada mukena full color. lebih enak dipandang, adem dibawa shalat.

    ReplyDelete
    Replies
    1. bener mbak dewi. kalau mau full color yah mending ikut fashion show kali ya,hehe

      Delete
  7. Iya juga yah, sebelumnya gak kepikiran kalau memakai mukena warna warni akan menimbulkan efek berantai yang berujung pada ketidak-khusukan beribadah.. sebaiknya memang pakai mukena berwarna putih aja sesuai anjuran Rosullullah SAW.

    ReplyDelete
    Replies
    1. bner kang man, lebih baik sesuai anajuran

      Delete