Bahaya Penyakit Hati dan Angan - angan

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh sobat semua, dalam satu hari tersedia dua puluh empat jam untuk kita mengerjakan ini dan itu, aktifitas kita sehari-hari mengharuskan kita tersibukkan oleh banyak hal hingga penuh kepadatan yang menjadi rutinitas. Meskipun begitu, jangan pernah lupakan diri untuk kembali kepada kewajiban kita sebagai hambaNya, menjalankan perintahNya dan menjauhi laranganNya. Adakalanya fitnah dunia lebih kejam daripada pembunuhan, karena faktanya kini, kesibukan dunia dan materi yang dijanjikannya telah mampu memalingkan kita dari agama, bahkan orang-orang masa kini pun sangat ringan meninggalkan shalatnya yang lima waktude dengan alasan yang tak patut mendapat pembenaran yaitu 'kerja' atau 'lagi sibuk'. Naudzubillahimindzalik, semoga kita tidak termasuk diantaranya.

Tentu kita tahu siapa yang kita sembah, Allah SWT ataukah pekerjaan kita? ketika Dia memanggil lantas kita tak langsung menemuiNya, tapi ketika bos kantor atau atasan kita memanggil, kita langsung bergegas karena takut dipecat dan kehilangan pekerjaan. Kejadian ini sering ditemui? Mari kita hati-hati, kuasai diri sebab bisajadi kita sedang dikendalikan sesuatu.

Kekuatan pikiran, Penyakit Hati, dan Bahaya Angan - angan dalam Islam


Dikutip dari buku populer Jangan Shalat Bersama Setan oleh Syaikh Mu'min Al-Haddad:
Jiwa manusia adalah semesta kecil, untuknyalah semesta raya itu diciptakan. Semesta kecil ini memiliki raja dan tentara, raja yang mengendalikan jiwa manusia adalah hati, dan tentaranya adalah anggota badan: kaki, tangan, mulut, dan anggota badan lainnya. Jika sang raja baik, maka seluruh rakyatnya juga akan ikut baik, sebagaimana dijelaskan oleh Nabi Muhammad SAW:



أَلاَ وَإِنَّ فِي الْجَسَدِ مُضْغَةً إِذَا صَلَحَتْ صَلَحَ الْجَسَدُ كُلُّهُ وَإِذَا فَسَدَتْ فَسَدَ الْجَسَدُ كُلُّهُ أَلاَ وَهِيَ الْقَلْبُ

"Ingatlah sesungguhnya di dalam tubuh manusia terdapat segumpal daging. Jika segumpal daging itu baik, maka seluruh tubuh juga baik. Jika segumpal daging itu rusak, maka seluruh tubuh juga rusak. Ketahuilah, segumpal daging itu adalah hati". (HR Muslim, no. 1599. Hadits ini juga diriwayatkan oleh al-Bukhari, at-Tirmidzi, an-Nasâ`i, Abu Dawud, Ibnu Majah, Ahmad, dan ad-Darimi, dengan lafazh yang berbeda-beda namun maknanya sama. Hadits ini dimuat oleh Imam an-Nawawi dalam Arba’in an-Nawawiyah, hadits no. 6, dan Riyadhush-Shalihin, no. 588)

Untuk itu kita harus kendalikan hati kita, dengan begitu sebagai raja semesta kecil ia akan bisa mengatur tentara - tentaranya dengan baik, mengalahkan musuh-musuh, bahkan membawa kerajaan jiwa kedalam kemenangan hakiki yaitu memperoleh kedamaian sejati.

Penyakit Hati



Kita sebenarnya mampu membendung bisikan - bisikan yang diciptakan setan melalui angan-angan yang ia hembuskan kepada nafsu yang manusia miliki, dengan iman dan juga dzikir kepada Allah SWT segala fitnah dunia dapat terbendung. Angan - angan manusia pada umumnya yaitu harta, tahta dan wanita, inilah yang memasuki ruang terkurung dalam pikiran yang menyebabkan penyakit hati. Ingat! setan selalu berbohong ketika ia mulai menghasut untuk menuruti nafsu yang kita miliki dengan sesuatu yang fantastis. Kepuasan atas segala macam kebutuhan? manusia akan dapatkan atas izin Allah SWT, tapi bila caranya dengan menuruti bisikan setan, tentu cara ini yang paling disukai musuh manusia yang paling nyata tersebut. Tak tampak tapi bisa dirasa, tak terdengar, tapi bisa dikenali suaranya, yaitu bisikan,:manusia menjadi tergesa-gesa melakukan sesuatu yang efeknya buruk, akhir dari perbuatan itu ialah celaka di dunia dan di akhirat.


Bahaya Angan - Angan

Angan - angan yang diciptakan setan selalu buruk, walaupun awalnya menyenangkan. Makhluk yang akan senantiasa menghalangi manusia mengerjakan sesuatu yang diperintahkan oleh Allah SWT ini dengan mantap menciptakan angan - angan. Contoh nyata: manusia sangat menikmati masa-masa mengkhayal, seperti kejadian yang akan dialami baik, memperoleh banyak rejeki, pekerjaan baik, jodoh yang diharapkan dan lain-lain, tapi kenyataannya berbanding terbalik ketika khayalan itu diputus dan tersadar, manusia tersebut akan kembali kepada kenyataannya, nasib yang tidak sebaik apa yang dikhayalkan. Letak bahaya angan-angan yaitu seperti yang disebutkan di atas, setan menjanjikan kita sesuatu kemudian ia meninggalkan kita. Sedang banyak waktu untuk melakukan perbuatan baik terlewatkan dengan khayalan-khayalan semu yang membuyarkan ketaatan, lantas manusia baru sadar betapa meruginya ia kehilangan waktu yang banyak, ketika sudah tidak ada kesempatan untuk mengulanginya kembali. Termasuk kala meninggalkan shalat, manusia dihasut untuk berkutat dengan pekerjaannya dan ditakut-takuti, kehilangan pekerjaan, kedudukan, gaji, dan ketakutan itupun menjebak dan menhasilkan orang-orang yang meninggalkan shalat demi pekerjaannya yang ia banggakan. Naudzubillahimindzalik.

Dapatkan info terbaru via email gratis, jangan lupa klik konfirmasi pada email sobat:

0 Response to "Bahaya Penyakit Hati dan Angan - angan"

Post a Comment